Agung Nugroho & Subekti Trie Windayanti

menu Menu

Berawal dari Kabar, Berakhir di Janji Sehidup Semati

... Di tempat yang sama, tidak ada yang spesial ... 

    Pertama kali saya melihat Mas Anug (read : nama beken Agung Nugroho) adalah ketika temen sekantor saya menikah. Setelah acara selesai, saya bertanya sama temen-temen yang datang di acara itu, " Cowok yang pake baju biru itu siapa, kok gw gak pernah liat?". Kemudian temen saya menjelaskan kalo namanya Mas Anug. Tidak ada yang gimana-gimana pada saat itu. Toh saya cuma bertanya nama karena baru pertama saya lihat ada makhluk kayak gitu padahal satu departemen. Bisa dikatakan saya gak ngeh dia "ada".

     Kemudian cerita berlalu begitu saja dan saya sama sekali gak pernah kenalan sama dia secara langsung. Dan ternyata oh ternyata dia udah punya kekasih, begitupun saya :D. Kebetulan saya mengenal pacarnya walaupun beda divisi dengan saya. Saya sering bertemu dengan Mas Anug dan pacarnya waktu mau ke kantin atau koperasi kantor. Itu pun juga kalau lagi jam istirahat. Terus ketemu lagi waktu hari Jumat siang. Jadi, di kantor kami tiap Jumat ada ibadah doa dan buat karyawan non-muslim ada ibadahnya sendiri :D. Kalaupun berpapasan paling cuma senyum dan gak pernah ngobrol. Saya dan dia hanya teman biasa, bukan teman dekat, apalagi coba mendekat :D. Kami juga gak pernah chatting-an via Whatsapp, Line, Kakao, BBM, dsb. Percaya atau tidak, saya tidak pernah save nomor dia di HP saya, karena menurut saya gak penting wkwkwkwk. Eh gak kenal juga sih :p. Setiap harinya ya begitu saja, gak ada yang spesial. Mas Anug itu ibarat orang asing yang gak pernah saya pikirin.

      Dan dari sinilah cerita kami dimulai. Ketika kami sama-sama "keluar" dari perusahaan kami, kami sama-sama terpisah. Saya pun terpisah dengan temen-temen saya pada saat itu. Saya masih tinggal dan kerja di Jakarta sedangkan Mas Anug di Bandung. Yap, Mas Anug tinggal dan kerja di Bandung. Entah ada angin apa saat itu. Yang saya ingat pada saat itu 9 Desember 2015, kontak dia ada di Line saya. Mungkin karena dia save nomor HP saya :p. Saya secara random menanyakan kabar-kabar temen saya yang sudah terpisah, termasuk dia. Saya masih ingat betul kata-kata saya pada saat itu. "Halo Mas Anug, apa kabar?". Lalu Mas Anug balas dan kami saling berkomunikasi. Ya, hanya komunikasi sebatas temen dan sangat standar. Saya tidak berfikiran yang aneh-aneh, toh semuanya saya anggap temen :D.

 

... Curhat-curhat asal nyambung menyimpan sebuah kesan ...

       Komunikasi kami semakin intens. Saya pun menganggap masih sebatas temen dan sebagai kakak :D. Entah kenapa di suatu sesi curhat, kami curhat seolah-olah kami sudah kenal dekat, padahal untuk ngobrol secara langsung saja belum pernah. Tiba-tiba dia menceritakan apa saja yang ingin dia ceritakan. Karena saya ingin jadi pendengar yang baik, ya saya mau-mau aja dengerin dia curhat panjang-lebar. Dalam hati saya, kok nih orang jujur amat ya cerita ke gw, belum tentu gw bisa dipercaya wkwkwk. Tapi setelah dari itu, saya kok jadi ada kesan tersendiri ke dia. Lambat laun, curhat-curhat asal nyambung dan percakapan pun mulai ke hal-hal yang lebih serius. Dia bertanya apa saja yang jadi impian saya, mau nikah sama tipe yang kayak gimana, dan bla bla bla...... 

 

... Bandung, 9 April 2016 ...

        Ini kali pertama saya bertemu dengan Mas Anug dalam konteks 'sudah lumayan dekat'. Mungkin bisa diibaratkan sudah jadi temen dekat. Pacaran? Oh tentu belumlah wong baru pertama ketemu lagi setelah terpisah wkwkwkw. Kami ke daerah Lembang untuk sekedar jalan bareng dan menghilangkan penat. Kesannya masih terlihat sama-sama grogi ketika bertatapan secara langsung. Grogi dalam artian orang ini udah lama gak ketemu, terus ketemu di Bandung cuma gara-gara mau ketemu. Nah bingung kan? :p. Namun semuanya baik-baik saja. Senang? Ya pastilah jalan-jalan sama orang terdekat kita. Di sana kami cuma ngobrol, foto-foto, dan makan siang. Setelah itu dia mengantar saya pulang, karena sore harinya saya mesti balik ke Jakarta. Sepulang saya dari Bandung, komunikasi semakin intens dan kami berdua sama-sama mengingatkan untuk tidak terjebak friendzoneKami saling mengingatkan agar jika suatu saat harapan kami tidak sesuai dengan yang diinginkan, tidak ada yang sakit hati. Kami semakin dekat dan sudah sama-sama memberi "lampu hijau" untuk kemana arah hubungan ini. Hanya saja memang tidak langsung diresmikan. Masih butuh waktu dan masih ada waktu :D. Oh ya, ketika proses PDKT dimulai, kami sudah tidak bersama dengan pasangan kami masing-masing karena satu dan lain hal :D.

 

... Kota Tua, 5 Mei 2016 ...

     Mas Anug menyatakan cintanya di Kota Tua, hemmhhh. Sebenernya pada saat itu saya ingin tertawa ngakak terus guling-guling. Tapi karena saya masih punya malu, saya coba tahan wkwkwk. Ada rasa seneng, kasihan, kocak, malu bercampur saat itu. Saya sih sudah tau dia mau nembak saya, cuma ya pura-pura gak tau aja biar seru. Selesai dari proses penembakan kami pulang dan status kami jadi 'ayang-ayangan'. Agak jijik memang :p.

 

... Bertarung dengan jarak, berdamai dengan masa lalu, dan beradu dengan kesetiaan ...

      Siapa bilang pacaran kami asik-asik aja? Kadang orang lain melihatnya kami pasangan yang enjoyable, tapi sebenernya gak gitu juga. Saya harus menerima kenyataan kalau Mas Anug ditempatkan di Singapore selama 2 tahun untuk urusan kerja. Seumur-umur saya belum pernah pacaran LDR apalagi sampai 2 tahun. Rasa sedih ditambah takut kehilangan mungkin wajar dialami pasangan seperti kami. Rasanya gak mau jauh-jauh, tapi ya mau gimana lagi. Saya mesti iklhas dan cuma bisa mendoakan dia dari sini. Toh ini pun buat masa depannya juga. Kami terus men-support satu sama lain, saling bercerita apa saja yang masih mengganjal, bahkan ketika ada masalah di antara kami berdua, kami mesti saling terbuka. Ya, masalah pun pernah datang pastinya, tapi Puji Tuhan kami bisa melaluinya bersama :D. Kami bertemu minimal sebulan sekali, karena mengingat ongkos pulang-pergi yang cukup mahal jadi tidak sering kami bertemu. Ternyata saya baru tau, arti rindu dengan seseorang ketika lama gak bertemu. Pertemuan menjadi sangat berarti. Walaupun hanya satu hari, satu jam, bahkan satu menit pun kami benar-benar menghargai apa arti dari sebuah pertemuan. Kami bertarung dengan jarak. Hubungan kami tidak pernah berubah sedikitpun. Komunikasi yang selalu terjalin apik membuat kami semakin tau pribadi kami masing-masing. Ada saat dimana saya atau dia untuk tidak bisa diganggu karena lelah sebuah pekerjaan, ada saat dimana saya atau dia mesti diperhatikan. Semuanya seolah jadi cerita lucu. Dan jika ditanya tentang masa lalu kami masing-masing, kami sudah berdamai dengan masa lalu kami. Kalaupun mau dibahas, hal itu bukanlah jadi beban di antara kami. Untuk kesetiaan kuncinya kami saling percaya. Tidak menutup kemungkinan hubungan kami akan terusik dan diusik, tapi kesetiaanlah yang kami berdua pegang. Setia terhadap Tuhan, kemudian setia kepada pasangan.

 

... Wonosari, 29 Desember 2016 ...

     Cerita singkatnya pada tanggal ini, Mas Anug beserta keluarganya ke kampung halaman bapak saya yang kebetulan bapak, mama, dan saya sedang di sana. Saya pikir cuma main atau kunjungan biasa, tapi ternyata malah dilamar wkwkwkwkw. Ini salah satu momen yang berkesan yang tak pernah saya lupakan. Makasih lho mas buat kejutannya. Setelah acara lamaran selesai, kami berdua nentuin tanggal dan bulan nikahan. Akhirnya kami memutuskan tanggal dan bulannya walaupun mungkin di tengah jalan bisa berubah.

 

... Solo, 9 September 2017 ...

   Matius 19:6. "Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."

      Di tanggal inilah saya dan Mas Anug akan mengucapkan janji setia di hadapan Tuhan dan jemaat-Nya. Semoga kami diberi kelancaran. Mohon doa dari kalian semua :) 

 

Ps : Tiada kesan tanpa kehadiranmu. Dateng ya gaessss!!!

 

                                   Salam Cinta,

                                    Bekti-Anug

Kami yang Berbahagia

Agung Nugroho

Bpk. Subagyo & Ibu Harti
&

Subekti Trie Windayanti

Bpk. Sarno & Ibu Suryati

Pemberkatan Nikah

Sabtu, 9 September 2017
Pukul 08:00 s/d 10:00
GKJ Sabda Mulya Jl. Amarta No.6, Ngabeyan, Kartasura Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah 57165

Acara Resepsi

Sabtu, 9 September 2017
Pukul 11:00 s/d 14:00
Gedung Mitra Ananda Autism Center (PPRBM Prof. Dr. Soeharso YPAC Nasional) Jl. L.U. Adisucipto Km.7, Colomadu Kabupaten Karanganyar, Solo Jawa Tengah 57174

Lokasi Pernikahan

Tunggu, sedang menampilkan map..

Reservasi Tamu